top of page

ESENTIAL CLEAN UI/UX- Web Design

  • Writer: MIFTACHUL BACHRUDDIN
    MIFTACHUL BACHRUDDIN
  • Jul 25, 2022
  • 4 min read

Updated: May 15, 2023



Essential Clean merupakan suatu usaha di bidang jasa pencucian dan reparasi sepatu yang berdiri sejak tahun 2020. Selama ini proses pengelolaan bisnis dilakukan secaradaring dengan platform media sosial dan secara luring untuk pasar Malang. Semenjak berlakunya lockdown sampai dengan PPKM, usaha ini sangat terpengaruh, sehingga proses pelayanan jasa yang ditawarkan harus dilakukan melalui daring.

Tentang Project

  • Waktu pengerjaan : Juli 2021

  • Role: UI/UX Designer

  • Tools : Figma, Photoshop

  • Deskripsi: Beberapa permasalahan yang dihadapi Essential Clean diantaranya karena sering terjadi human error dikarenakan chat pribadi dan bisnis yang tidak terpisah, waktu tunggu admin untuk merespon pesanan berkisar antara 30 menit - 2 jam pada keadaan sibuk serta terbatasnya jumlah admin dan yang mengelolah pesanan terdiri dari satu orang admin. Dengan permasalahan awal tersebut, saya memutuskan bahwa produk kami akan fokus pada: Pembuatan website dengan fitur komunikasi dan pemesanan jasa.

Design Process

Pada Project ini menggunakan pendekatan Human Centered Design (HCD). Berikut tahapan dalam perancangan UI/UX pada penelitian ini :

1. Memahami dan Menentukan Konteks Penggunaan


3. Menghasilkan Solusi Desain

  • Sitemap

  • Wireframe (low fidelity prototype)

  • Mockup (high fidelity prototype)

  • Prototype

2. Menentukan persyaratan pengguna

4. Evaluasi Desain terhadap Persyaratan

Proses wawancara dilakukan dengan 5 orang pengguna yang terdiri dari pegawai dan masyarakat umum, Wawancara dilakukan melalui media Google Meet. Penentuan kriteria pengguna didasarkan pada insight audiensi akun Instagram dan berdasarkan data pelanggan yang sering menggunakan jasa mereka.

Kelompok pengguna

Karakteristik

Karyawan Essential Clean

  • Berpengalaman dan berpengetahuan luas mengenai dunia usaha di bidang jasa pencucian dan reparasi sepatu

  • Mampu menggunakan komputer atau laptop dengan baik

  • Bekerja secara tetap atau paruh waktu

Pengguna umum

(End user)

  • Umur 18 – 24 tahun

  • Mampu menggunakan komputer atau laptop dengan baik

  • Tertarik atau mengerti tentang sepatu.

  • Dapat mengoprasikan browser & mengerti tentang internet secara umum

Poin-poin penting dalam pertanyaan yang diajukan:

  • Perilaku

  • Permasalahan

  • Motivasi

  • Harapan

  • Kebutuhan

  • Saran

User Persona

Persona adalah suatu aktor fiksi dengan karakter berdasarkan aktor nyata yang menggambarkan target pengguna. Karakter dalam persona diperoleh darihasil wawancara.





Empathy Map

Empathy map adalah sebuah tool atau dokumen yang dapat membantumu menganalisa serta memahami prilaku pengguna dari produk. Empathy map terdiri dari empat bagian yaitu meliputisays, thinks, does, dan feels.






User Journey

Penggambaran user journey yaitu untuk mendekonstruksi pengalaman pengguna dengan suatu produk atau layanan sebagai urutan langkah. Pada penelitian ini menggunakan User journey dengan tipe retrospective maps yang berfokus pada proses yang dilalui pengguna pada saat ini.



Persyaratan pengguna merupakan harapan oleh pengguna yang harus ada dalam sistem. Berikut merupakan daftar permasalahan dan solusi atau fitur yang disarankan ada pada desain user interface yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada, permasalahan tersebut didapatkn pada proses wawancara.

Permasalahan

Solusi yang disarankan

Deskripsi

Refrensi

Pertanyaan umum yang sering ditanyakan konsumen.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Untuk mengurangi pesan atau pertanyaan dengan pertanyaan umum.

Penggunaan FAQ juga dapat mengoptimalkan kredibilitas website berorientasi informasi (Leavitt, 2006).

  • Frequently Asked Questions pada Halaman e-Resources Perpustakaan Nasional: Suatu usulan (Nainggolan & Wicaksono, 2017)

  • Research-Based Web Design & Usability Guidelines(Leavitt & Shneiderman, 2006)

Waktu tunggu admin untuk merespon pesana

Live Chat

Merubah sistem perpesanan dari WhatsApp ke chat dalam website untuk urusan bisnis.

‘Contact Us’ Page Guidelines (Kaley, 2019)

Proses pengiriman pesanan terkendala faktor cuaca.

Status Trackers

Status Trackers berfungsi untuk melacak atau membuat gambaran kemajuan dari proses kerja. Biasanya terdiri dari status terbaru dan pembaruan sebelumnya, ditampilkan dalam urutan kronologis.

Status Trackers and Progress Updates: 16 Design Guidelines (Rosala, 2019)

Metode pembayaran yang diterima Essential Clean untuk sementara hanya BCA dan tunai.

Payment gateway.

Berfungsi sebagai sistem transaksi online yang mengotorisasi proses pembayaran, baik yang menggunakan kartu kredit, transfer bank, dan e-wallet.

E-Commerce: payment gateways

(Department Of Broadband, Communications And The Digital Economy, 2012)

Ragu dengan review layanan yang tidak sepenuhnya review asli.

Site reviews & rating

Sebagai feedback berupa penilaian suatu produk yang diberikan oleh pengguna dan untuk menumbuhkan kepercayaan pelanggan.

95% pengguna mengandalkan ulasan untuk mempelajari lebih lanjut tentang produk (Babich, 2021).

UX Guidelines for Ecommerce Product Pages. (Sherwin , 2019)

Desain Solusi

Sitemap

Sitemap adalah kumpulan informasi tentang tautan yang terdapat dalam website yang untuk mempermudah pengunjung menemukan halaman yang diinginkan. Sitemap dibuat untuk memvisualisasikan halaman yang terdapat di dalam sebuah website. Berikut merupakan sitemap desain website Essential Clean.


Wireframe

Perancangan desain solusi dilakukan dengan membuat desain wireframe untuk kerangka yang menjadi representasi visual dari struktur website yang dibuat. Pembuatan wireframe didasarkan pada kebutuhan pengguna yang didapat melalui proses pada tahap sebelumnya.



Mockup (High fidelity prototype)

Pada tahap ini dilakukan penyempurnaan dari wireframe (low fidelity prototype). High fidelity prototype dilakukan implementasi dari aspek desain visual, termasuk gambar, warna, dan tipografi yang relevan dengan konten berdasarkan panduan desain yang telah dibuat. High fidelity prototype memberikan gambaran secara detail sebelum produk dibuat.


Prototype

Tahap terakhir dari solusi desain adalah pembuatan prototype. Prototipe adalah model fisik yang berfungsi dari suatu sistem atau subsistem, prototipe berfungsi sebagai versi awal dari sistem atau komponen dari mana persyaratan diekstraksi dan yang menjadi dasar versi selanjutnya, user journey dan mengidentifikasi masalah potensial pada tahap awal. Pada tahap ini pembuatan prototype menggunakan aplikasi figma untuk merancang desain interaktif & pengujian prototype.



Evaluasi Desain terhadap Persyaratan

Pada evaluasiini melibatkan delapan orang partisipan yang memungkinkan kita untuk menemukan permasalahan usability (Nielsen, Why You Only Need to Test with 5 Users, 2000). Evaluasi dilakukan berdasarkan task sekenario sebagai alur partisipan dalam mensimulasikan fungsi dari prototype website. Pada penelitian ini, terdapat beberapa kelompok pengguna untuk menjalankan pengujian sebanyak tiga kelompok. Berikut merupakan daftar partisipan beserta jumlah partisipan yang terlibat pada masing-masing kelompok pengguna.

Kelompok pengguna

Jumlah partisipan

Karyawan Essential Clean

2

Pelanggan

3

Non Pelanggan

3

Jumlah Total

​8

Hasil pengujian completion rate

Jumlah Tugas

9 Task Scenario

Jumlah Partisipan

8 Partisipan

Complation rate

93.06 %

Hasil pengujian time-based efficiency (TBE)

Jumlah Tugas

9 Task Scenario

Jumlah Partisipan

8 Partisipan

TBE Semua Task (goals/sec)

0,117 goals/sec

Kualifikasi Time Behaviour

​Sangat Cepat

Hasil pengujian sistem usability scale (SUS)

​Skor rata-rata

89.1

Adjective Ratings

Best Imaginable

Grade Scale

B

Aceptability range

Aceptable

Kesimpulan

Setelah melakukan penelitian mengenai perancangan user Interface Website yang telah dilakukan pada Essential Clean, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

  1. Analisis persyaratan pengguna disusun dengan melakukan identifikasi stakeholder dan calon pengguna website yang merupakan karyawan dan owener Essential Clean serta pengguna layanan. Kemudian dilakukan wawancara dengan karyawan dan owener Essential Clean serta calon pengguna terkait permasalahan yang dialami saat dan kebutuhan apa yang harus dipenuhi saat menggunakan layanan. Hasil wawancara dijadikan dasar dalam penyusunan kebutuhan pengguna.

  2. Solusi desain dibuat dengan menggunakan metode human-centered design, yaitu dimulai dengan melakukan analisis konteks penggunaan dan analisis kebutuhan pengguna. Berdasarkan hasil tahapan tersebut selanjutnya dilakukan pembuatan sitemap, user flow, desain guideline, wireframe, wireflow, high fidelity prototype dan pembuatan prototipe. 3. Evaluasi solusi desain dilakukan menggunakan teknik pengujian usability dengan melibatkan delapan orang partisipan yaitu dua orang yang merupakan karyawan dan owener Essential Clean, tiga orang pelanggan dan tiga orang non pelanggan. Pengujian Usability dengan mengukur tiga aspek yaitu efektivitas dengan menggunakan success rate, efisiensi dengan menggunakan time based efficiency (TBE) dan kepuasan dengan menggunakan sistem usability scale.

  3. Pada aspek efektivitas mendapatkan success rate sebesar 93.06%, yang berarti hampir semua partisipan dapat menyelesaikan tugas. Pada aspek efisiensi mendapatkan nilai time based efficiency seluruh tugas sebesar 0,117 goals/sec, jika dikonfersi ke dalam indikator time behaviour maka dapat dikategorikan sangat cepat. Lalu pada aspek kepuasan diperoleh nilai rata-rata dari sistem usability scale seluruh tugas pada semua partisipan sebesar 89.1, di mana jika di konversi kedalam adjective ratings, acceptability scores, dan grading scales masuk dalam kategori Best Imaginable dan grade scale mendapatkan nilai B yang berarti hasil desain solusi dapat diterima.

FULL DOCUMENT (design and research)



Comments


bottom of page